Suasana hangat Hari Raya Idul Adha 1447 H di Kota Magelang terasa semakin istimewa dengan hadirnya rombongan pesepeda mancanegara yang menikmati wisata heritage dan budaya lokal bersama komunitas TemanBIKe Magelang. Kegiatan bersepeda ini dilaksanakan pada Rabu, 27 Mei 2026, usai pelaksanaan Sholat Ied.
Sebanyak 18 pesepeda luar negeri turut ambil bagian dalam perjalanan ini. Mereka berasal dari berbagai negara seperti Australia, Belgia, Jerman, Inggris, Thailand, Kolombia, dan Ceko. Kehadiran rombongan internasional tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena di antaranya terdapat Presiden IVCA, Filip Pauwels, serta Wakil Presiden IVCA, Radim Heinreich.
Rombongan ini menjalani perjalanan bersepeda sejauh tujuh etape dengan rute wisata budaya dan heritage yang dimulai dari Candi Prambanan menuju Candi Borobudur, kemudian melintasi Kota Magelang, Ambarawa, Kota Semarang, Boyolali, hingga berakhir di Solo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pasca acara IVCA 2026 yang sebelumnya berlangsung pada 18–24 Mei 2026 di Klaten. Para peserta diajak menikmati pengalaman bersepeda yang tidak hanya menawarkan panorama alam dan bangunan bersejarah, tetapi juga memperkenalkan budaya dan kehidupan masyarakat lokal secara langsung.
Saat melintasi wilayah Kota Magelang, rombongan pesepeda menyusuri jalur kota menuju area Masjid Baitun Nur Ngentak Gelangan. Sepanjang perjalanan, para peserta menikmati suasana kota yang nyaman untuk bersepeda dengan nuansa heritage yang khas.
Tidak hanya menikmati rute bersepeda, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai kearifan lokal masyarakat setempat. Momen Hari Raya Idul Adha memberikan pengalaman budaya yang berkesan bagi para tamu internasional. Mereka berkesempatan melihat langsung proses penyembelihan hewan kurban serta berinteraksi hangat dengan warga sekitar.
Kehadiran para pesepeda mancanegara ini menjadi bukti bahwa Kota Magelang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata sepeda berbasis budaya, heritage, dan keramahan masyarakat. TemanBIKe Magelang berharap kegiatan seperti ini dapat terus memperkenalkan wajah Kota Magelang ke dunia internasional sekaligus mendorong budaya transportasi ramah lingkungan melalui bersepeda.


Komentar
Posting Komentar