Magelang – Komunitas MagelangBIKe menggelar kegiatan bersepeda bertajuk NgabubuRIDe pada Kamis (19/3/2026) sore dengan konsep yang berbeda dari kegiatan gowes pada umumnya. Selain berolahraga, kegiatan ini mengusung misi sosial berupa berbagi pakan untuk satwa rusa di kawasan Bakorwil Kota Magelang.
Puluhan pegiat sepeda dari berbagai komunitas di Kota Magelang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta berkumpul di Tugu ANIEM sebelum memulai perjalanan sejauh kurang lebih 13 kilometer mengelilingi sejumlah ruas jalan utama kota.
Rute yang dilalui meliputi kawasan Alun-Alun Selatan, Jalan Yos Sudarso, Jalan Pahlawan, Jalan Kapten S. Parman, Jalan Kapten Yahya, Jalan Alibasah Sentot Prawirodirjo, hingga berakhir di Bakorwil. Dari kegiatan tersebut, diperkirakan mampu mengurangi emisi karbon hingga setara 2,89 km CO₂ yang terhindarkan.
Setibanya di lokasi tujuan sekitar pukul 16.40 WIB, para peserta tidak diperkenankan memasuki area Bakorwil oleh petugas keamanan dengan alasan waktu kunjungan telah melewati batas. Padahal, menurut panitia, koordinasi telah dilakukan dua hari sebelumnya dan telah mendapat persetujuan.
Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekecewaan di kalangan peserta. Namun, semangat kebersamaan tetap terjaga. Para pesepeda akhirnya bergotong royong mengangkut lebih dari 20 kilogram sayuran, termasuk wortel, untuk tetap diberikan kepada rusa melalui akses alternatif di pintu lapangan tenis Pelti.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sejumlah rusa tampak antusias mendekat dan menyantap pakan yang diberikan oleh para peserta.
Koordinator kegiatan, Siska Sriyoga, mengatakan bahwa NgabubuRIDe merupakan upaya untuk mengampanyekan gaya hidup bersepeda yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersepeda sekaligus berbagi, termasuk kepada satwa yang ada di sekitar kita,” ujarnya.
Ia mengakui sempat kecewa dengan kendala yang terjadi di lokasi, namun tetap mengapresiasi semangat peserta yang kompak dan bergotong royong.
Salah satu peserta juga mengungkapkan kesannya melalui media sosial pribadi. Ia menilai kegiatan NgabubuRIDe memiliki konsep yang berbeda karena menggabungkan olahraga dengan kepedulian terhadap lingkungan.
“Acaranya sesuai dengan yang dipromosikan, bukan sekadar seremonial. Ada nilai kepedulian yang nyata,” tulisnya.
Ke depan, MagelangBIKe berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan serta mendapat dukungan dari berbagai pihak
Komentar
Posting Komentar